Jumat, 15 Desember 2017

Verba Bantu Dalam Bahasa Italia

Verba bantu yang terpenting ialah avere dan essere. 
Verba transitif dalam kala gabungan, dikonjugasikan dengan bantuan avere.
Misalnyaseperti contoh berikut ini :
Egli compra una macchina = ia membeli sebuah mobil
Ha comprato una macchina = ia telah membeli sebuah mobil

Mangio una mela = saya makan sebuah apel
Ha mangiato una mela = dia tadi makan sebuah apel

Verba transitif tanpa obyek langsung, juga dibantu oleh avere. Contohnya ;
Hai studiato? = sudah belajar?
Hanno fatto = mereka sudah mengerjakan

Verba intransitif biasanya menyatakan perbuatan, gerakan, atau keberadaan (kehadiran orang).
Verba intransitif yang menyatakan perbuatan dikonjugasikan dengan verba bantu avere, misalnya :
Ho dormito bene  = saya tidur nyenyak
Abbiano lavorato tanto = kami bekerja keras

Verba transitif yang menyatakan gerakan dikonjugasikan dengan verba bantu avere kalau gagasan gerakan itu menyatakan perbuatan saja. Misalnya seperti contoh berikut ini :
Hanno viaggiato molto  = mereka banyak bepergian
Avevo mangiato troppo = saya terlalu banyak makan

Beberapa verba menyatakan gerakan dikonjugasikan baik dengan verba bantu avere maupun essere, tergantung pada apakah verba bantu itu lebih dekat ke perbuatan ataukah kepada orang-orangnya, misalnya verba correre (berlari), kalau verba correre hanya mengandung pengertian perbuatan berlari, maka dikonjugasikan dengan avere : quanto hai corso? (berapa jauh anda berlari?), sedangkan kalau keberadaan orang yang dinyatakan atau yang jadi tujuan, maka dikonjugasikan dengan essere, misalnya : e corso dal medico (dia cepat-cepat ke dokter).

Verba yang dikonjugasikan dengan verba bantu essere dalam kala gabungan, bentuk kala lampaunya, disesuaikan dengan jenis kala dan jumlah subjeknya. Semua verba yang menyatakan gerakan selalu dikonjugasikan dengan essere. Misalnya verba andare, cadere, entrare, partire, passare, uscire, venire. Seperti contoh berikut ini :
E andato = dia sudah pergi
Sono partiti = mereka telah berangkat

Verba intransitif yang menyatakan keadaan seseorang; tentang hal sso dikonjugasikan dengan verba bantu essere, misalnya seperti contoh berikut ini :
E svenuta? = dia pingsan?
Che cosa e successo? = apa yang terjadi?

Verba refleksif dalam kala gabungan dikonjugasikan dengan verba bantu essere, misal contohnya :
Massimo si e divertito =  Massimo senang

Pemakaian volere, potere, sapere dan dovere
Volere, potere dan sapere mempunyai arti keinginan, kemauan, dan kesanggupan.
Volevo andare = saya ingin pergi
Non seppe farlo = ia tidak sanggup mengerjakannya

Dovere kalau dipakai sebagai verba bantu, menyatakan suatu keharusan atau kemungkinan.
Deve andare = ia harus pergi
Doveva partire = ia harus berangkat

Deve arrivare fra poco = sebentar lagi mungkin ia datang
Deve essere partito = ia mungkin sudah berangkat

Diatesis Aktif Dan Pasif
Diatesis Aktif contohnya :
Il padre punisce il figlio = ayah menghukum anak itu
Diatesis Pasif contohnya :
Il padre e punito dal padre = anak itu dihukum oleh ayahnya

Verba bantu yang dipakai untuk membuat bentuk pasif adalah essere dan venire.
 Contohnya seperti berikut ini :
Il ferro e corroso dalla ruggine = besi itu rusak oleh karet
L'alunno viene lodato dall' insegnante = murid itu dapat pujian dari pengajar

Bentuk Impersonal
Bentuk impersonal yaitu bentuk yang tidak mempunyai subjek dan hanya dipakai dalam persona ketiga singula. Contohnya :
Si dice = katanya, kata orang
Si sente un rumore = terdengar suara
Si fa cosi = demikian seharusnya

Bentuk yang sering dipakai dalam iklan. Contohnya :
Vendesi, si vende = dijual
Cercasi, si cerca = dicari
affittasi = si affitta = disewakan

Dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar