Tampilkan postingan dengan label Bahasa Mandarin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Mandarin. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 September 2016

Belajar Pelafalan Vokal dan Konsonan Bahasa Mandarin

Kata Mandarin dalam bahasa Indonesia sendiri diserap dari bahasa Inggris yang mendeskripsikan bahasa Tionghoa juga sebagai bahasa Mandarin. Namun sebenarnya, kata Mandarin ini diserap bahasa Inggris dari Portugis Mandarim, yang berasal dari dari bahasa Melayu yang berarti Menteri.
Secara harfiah Mandari berasal dari sebutan orang asing kepada pembesar-pembesar dinasti Qing pada zaman dahulu. Dinasti Qing adalah dinasti yang didirikan oleh suku Manchu, sehingga pembesar-pembesar kekaisaran biasanya disebut Mandaren yang berarti pembesar Manchu. Dari sini bahasa yang digunakan oleh para pejabat Manchu waktu itu juga disebut sebagai bahasa Mandaren. Penulisannya berevolusi menjadi Mandarin di kemudian hari.

Mengingat mayoritas suku terbesar di Cina adalah suku Han, maka bahasa Cina semula dikenal dengan nama Hanyu. Atau, kadang juga dikenal dengan sebutan Putonghua yang berarti bahasa standar. Namun secara Internasional bahasa Cina disebut sebagai bahasa Mandarin.

Pelafalan adalah hal yang paling penting dalam bahasa Mandarin. Setiap huruf dilafalkan dengan panjang-pendeknya nada karena perbedaan nada juga akan membedakan arti kata. 

Pelafalan (Pinyin) terbagi 2 yakni final (vokal) dan inisial (konsonan).
Final (Vokal)
a, dibaca a
ai, dibaca ai
ao, dibaca ao
an, dibaca an
ang, dibaca ang
o, dibaca o
ong, dibaca ung
ou, dibaca ou
e, dibaca eu
ei, dibaca ei
en, dbaca eun
eng, dibaca eung
er, dibaca eur
i, dibaca i
ia, dibaca ya
iao, dibaca yao
ie, dibaca ye
iu, dibaca liu
ian, dibaca yen
iang, dibaca yang
iong, dibaca yung
u, dibaca u
ua, dibaca ua
uo, dibaca wo
ui, dibaca wui
uai, dibaca wai
uan, dibaca wan
un, dibaca ueun
uang, dibaca wang
ueng, dibaca weung
u, dibaca yu
ue, dibaca yue
uan, dibaca yuen
un, dibaca yun

Inisial (Konsonan)
b, dibaca p seperti kata panik
p, dibaca ph seperti kata philadelphia
m, dibaca m seperti kata manis
f, dibaca f seperti kata fantasi
d, dibaca t seperti kata tadi
t, dibaca th seperti kata thailand
n, dibaca n seperti kata nasi
L, dibaca L seperti kata Lalat
g, dibaca k seperti kata kaku
k, dibaca kh seperti kata khawatir
h, dibaca h seperti kata haus
j, dibaca c seperti kata cicak
q, dibaca ch seperti kata chicken
x, dibaca s seperti kata sawah
z, dibaca c seperti kata lao tze
c, dibaca ch seperti kata chang
s, dibaca s seperti kata shark
zh, dibaca tch seperti kata pitcher
ch, dibaca chi seperti kata chilly
sh, dibaca sh seperti kata shy
r, dibaca r seperti kata are
w, dibaca w seperti kata wanita
y dibaca y seperti kata yoyo

Inisial -n, -ng, dan -r dapat juga muncul di final, seperti yang dapat dilihat diatas.
Nada memainkan peranan penting dalam menentukan arti dari kata yang dilafalkan. Bahasa Mandarin memiliki 4 nada penting, sebagai berikut :
a. Nada Satu: nada tinggi, dilafalkan dengan nada yang dibaca datar dan panjang. Nada ini dilambangkan dengan tanda - diatas final.
b. Nada Dua : meninggi, digunakan jika ingin menanyakan pertanyaan. Nada dimulai dari nada tengah ke nada tinggi atau naik seperti terkejut. Nada ini dilambangkan dengan tanda / diatas final
c. Nada Tiga : menurun lalu meninggi, dimulai dari nada  tengah lalu menurun kemudian meninggi. Nada ini biasa dibaca dengan nada yang mendayu, biasa dilambangkan dengan tanda v diatas final.
d. Nada Empat : menurun, biasa digunakan jika anda memberikan perintah kepada orang lain. Nada ini jatuh dari nada tinggi, biasa dilambangkan dengan tanda \ diatas final.

Jika nada 3 bertemu nada 3 maka nada 3 pertama berubah menjadi nada 2. Jika nada 4 bertemu nada 4 maka nada empat pertama berubah menjadi nada 2.  

Dari berbagai sumber