Tampilkan postingan dengan label Bahasa Toki Pona. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Toki Pona. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Juli 2018

Pengenalan Bahasa Toki Pona

Bahasa Toki Pona adalah bahasa bahasa buatan seperti bahasa Esperanto yang diciptakan oleh Sonja Elen Kisa, seorang penterjemah dari Kanada. Ciri khas bahasa Toki Pona adalah menyerupai bahasa George Orwell bahasa Newspeak yang dipakai dalam buku 1984. Bahasa Toki Pona diterbitkan secara online pertengahan tahun 2001.

Bahasa Toki Pona adalah bahasa minimal yang mirip dengan sebuah pidgin, bahasa Toki Pona memusatkan pikiran pada konsep elemen sederhana yang relatif universal diantara kebudayaan, bahasa ini didesain untuk mengungkap maksimal dengan kerumitan minimal. Bahasa Toki Pona hanya mempunyai 14 fonem dan 118 kata.

Bahasa Toki Pona tidak didesain sebagai bahasa bantu internasional, bahasa ini diilhami oleh filsafat Taoisme. Pengguna bahasa Toki Pona telah menyebar ke seluruh dunia walaupun baru sekitar seribuan orang. Saat mendesain  bahasa ini Sonja Elen Kisa menentukan proses pemakainya yang dipikirkan, dimana dia mengandalkan dan mempertunjukan hipotesa Sapir-Whorf.

Dari seratusan kosa kata dasar dalam bahasa Toki Pona, kita dapat membuat jutaan kosa kata baru melalui penggabungan kosa kata yang ada dengan insting kita sendiri. Contohnya :
Poka = pinggir
Telo = air
Poka telo = pantai
Dapat dimengerti, dimana pantai disebut pinggiran air.

Contoh lainnya : 
Telo = air
Kili = buah
Suwi = manis
Telo kili = air buah
Kili suwi = buah manis
Telo kili suwi = jus
Yang ini juga bisa dipahami, kenapa jus disebut air buah manis, walaupun terkadang orang suka jus yang tidak manis.

Bahasa Toki Pona menggunakan huruf Latin, jumlah hurufnya hanya sedikit saja. Pengucapan hurufnya mirip dengan pengucapan dalam bahasa Indonesia, kecuali huruf J yang dibaca Y pada kata Yaman.

Untuk penutur yang namanya menggunakan huruf seperti B, C, D, F, G, H, J (bahasa Indonesia), huruf Q, R (bahasa Indonesia dan bahasa Inggris), huruf V (bahasa Inggris) dan huruf Z serta huruf gabungan seperti KH, SY, NG dan NY, maka akan mengikuti aturan seperti dibawah ini :
B menjadi P = Budi menjadi Puti
C menjadi S = Cinta menjadi Sinta
D menjadi T = Dodi menjadi Toti
F menjadi P = Flora menjadi Pola 
G menjadi K = Gery menjadi Keli
H menjadi senyap = Hari menjadi Ali
J tetap ditulis J tetapi dibaca Y = Jaja dibaca Yaya
Q menjadi K = Qari menjadi Koli
R (bahasa Indonesia) menjadi L = Rara menjadi Lala
R (bahasa Inggris) menjadi W = Robert menjadi Wope
V (bahasa Inggris) menjadi W = Viola menjadi Wola
Z menjadi S = Zahra menjadi Sala
Bagaimana dengan huruf L, i, R dan T? Pada bahasa Toki Pona tidak terdapat huruf Ganda, jadi jika ada huruf ganda pada nama seseorang, huruf keduanya dihilangkan menurut aturan bahasa Toki Pona. Untuk suku kata yang berakhiran huruf mati Konsonan, kadang dibuang seperti contoh Robert menjadi Wope diatas.

Dari berbagai sumber