Minggu, 11 September 2016

Belajar Urutan Kata Bahasa Belanda

Bahasa Belanda memiliki 3 tipe dasar urutan kata. Posisi Kata Kerja (yang menghubungkan) dalam kalimat adalah faktor penting untuk menjelaskan makna kata kerja tersebut dalam kalimat.

Tipe 1
Didalam bahasa Belanda, umumnya kata kerja menempati posisi kedua dalam kalimat. Subjek kelimat, umumnya berada pada posisi awal (awal kalimat). Jika ada elemen lain selain subjek yang berada pada awal kalimat, maka, umumnya subjek akan ditempatkan setelah kata kerja. Bentuk kata kerja tidak aktif berada di akhir kalimat.

Contoh 1 : Subjek, kata kerja di cetak miring
  • Ik help hem = saya membantunya
  • Hij zal ons helpen = ia akan membantu kita
  • Het kind wil met de kat spelen = anak itu ingin bermain dengan kucing
  • Ik heb hem gisteren opgebeld = saya menelponnya kemarin
  • Ik heb hem vaak moeten helpen = saya sering harus membantunya
Contoh 2 : elemen pertama (bukan subjek), kata kerja di cetak miring
  • Wanneer komt hij terug? = kapan dia akan kembali?
  • Moergen moeten wij vertrekken = kita harus pergi besok
  • Met wie hebt u daarover gesproken? = dengan siapa kamu membicarakannya
  • In de krant heb ik dar artikel gelezen = itu ada di surat kabar di artikel yang saya baca
  • Deze man wil ik niet helpen = saya tidak ingin membantu orang ini.
  • Omdat het zo hard regent, blijven wij thuis = oleh karena sekarang ini hujan sangat deras, kami tinggal di rumah
Perhatikan bahwa semua elemen dapat menempati posisi awal kata : kata tanya, kata keterangan, bentuk preposisi, nomina dan pronominal, bahkan semua klausa. Elemen yang memiliki nilai informasi yang terpenting sering ditempatkan di awal kalimat, hal ini dilakukan karena si pembicara atau si penulis ingin menekankan kata tersebut.

Tipe 2
Di dalam kalimat tanya ya dan tidak kata kerja berada di awal kalimat, kemudian diikuti subjek. Kata kerja juga berada menempati posisi awal di dalam kalimat perintah. Jika subjeknya disebutkan, maka akan langsung diikuti kata kerja. Bentuk kata kerja tidak aktif menempati posisi akhir dalam kalimat.

Contoh : kata kerja dicetak miring
  • Zijn Erik en Ineke al thuis? = apakah Erik dan Ineke sudah pulang? 
  • Leest u deze krant? = apakah kamu membaca surat kabar ini?
  • Kun je hem morge afhalem? = dapatkah kamu menjemputnya besok?
  • Kom toch mee! = ayo ikut saya
  • Ga (jij) met hem mee! = (Kamu) pergi dengannya!
  • Heb je de nieuwe film al gezien? = apakah kamu sudah melihat film yang baru itu?
Tipe 3
Di dalam klausa dependen (berdiri sendiri) kata kerja berada di akhir klausa.
Contoh :
  • Ik zou graag weten waarom hij dat gedaan heeft (atau : heft gedaan) = saya ingin tahu mengapa ia (Ik) melakukan itu.
  • Wij weten nog niet of hij ons morgen opbelt = kita belum mengetahui apakah ia (Ik) akan menghubungi kita besok
  • Hij zegt dat hij niet zingen wil = ia (Ik) berkata bahwa ia tidak ingin bernyanyi
  • Wij maken een wandeltocht, omdat het mooi weer is = kami memilih berjalan karena cuaca sangat baik
  • Dat is de man, aan wie ik het boek gaf = dia adalah lelaki yang aku berikan buku itu.

Dari berbagai sumber

6 komentar:

  1. http://www.belajarbahasaasing.com/2016/09/belajar-urutan-kata-bahasa-belanda.html very interesting

    BalasHapus
  2. http://www.belajarbahasaasing.com terima kasih untuk postingannya

    BalasHapus
  3. Bahasa belanda adalah bahasa yang jujur

    BalasHapus