Kamis, 27 Oktober 2016

Huruf, Diftong dan Fonem Dalam Bahasa Ceko

Bahasa Ceko adalah bahasa Slavia barat, dituturkan mayoritas penduduk Republik Ceko dan merupakan bahasa resmi negara Republik Ceko. Bahasa ini dikenal sebagai Bohemian dalam bahasa Inggris sampai abad ke-19. Bahasa Ceko mirip dengan bahasa Slovakia, dan agak mirip dengan bahasa Serbia dan Polandia.

Dalam Penulisan bahasa Ceko menggunakan huruf Latin, dimana prinsipnya satu suara adalah satu huruf, penambahan tanda diakritik diatas huruf untuk mewakili suara asing ke Latin. Abjad beberapa bahasa di Eropa Timur (Slavia, Baltik, dan lainnya seperti Estonia) berdasarkan pada abjad Ceko, dengan menghilangkan atau menambahkan karakter huruf sesuai kebutuhan mereka. 

Untuk dicatat, pengecualian yang penting adalah bahasa Polandia yang mengembangkan naskah Romawi sendiri secara mandiri. Abjad Ceko menggunakan tulisan standar Akademija Nauk, yang digunakan ketika menyalin huruf Sirilik Slavia (Rusia, Ukraina, Bulgaria, Makedonia). Ada 42 huruf bahasa Ceko yang berupa 26 huruf Latin ditambah dengan huruf Ch dan huruf yang dikembangkan dengan ditambahkan tanda diakritik sehingga menjadi 42 huruf. Huruf-huruf yang ditambahkan tanda diakritik sehingga menjadi huruf baru tersebut adalah : A, C, D, E, F, I, N, O, R, S, T, U, Y, Z.

Huruf Q dan W digunakan secara khusus dalam kata-kata asing. Dalam bahasa Ceko huruf Q diganti dengan Kv, sedangkan huruf w diganti v, sementara huruf dz juga digunakan untuk kata-kata asing yang tidak memiliki tempat terpisah dalam huruf Ceko. Huruf-huruf dengan hacek, carka dan krouzek biasanya diperlakukan sebagai varian yang dikecualikan dari huruf standar Ceko.

Ada 10 huruf vokal dalam bahasa Ceko yang dianggap sebagai fonem individual. 10 vokal tersebut dibagi menjadi 5 vokal pendek dan 10 vokal panjang. Vokal panjang ditandai dengan aksen tajam diatas huruf atau tanda cincin diatas huruf.

Ada 3 diftong dalam bahasa ceko :
Au, hampir seluruhnya dari kata-kata serapan bahasa lain
Eu, seluruhnya berasal dari kata-kata serapan bahasa lain
Ou, merupakan diftong asli bahasa Ceko

Ketika diftong ini datang bersama pada batas morfem, mereka tidak membentuk diftong dalam standar bahasa Ceko, misalnya : naucit, neucit, poucit. Dalam bahasa asli Ceko, hanya ou yang ada sebagai diftong. Kelompok huruf hidup ia, ie, ii, io dalam kata asing tidak dianggap sebagai diftong, mereka juga dapat diucapkan dengan /j/ antara huruf vokal (ija, ije, iji, ijo, iju).

Konsonan di dalam tanda kurung dianggao sebagai alofon dari konsonan lain :
(n) adalah alofon dari /n/ ketika sebelumnya konsonan velar yayu /k/ dan /g/
(g) adalah alofon bersuara dari /k/ ketika mendahului konsonan disuarakan, kecuali dalam kata-kata serapan
(dz) adalah alofon /ts/ ketika mendahului konsonan bersuara.

Perhentian glotol yang muncul sebagai pemisah antara 2 vokal atau kata awal sebelum vokal, tidak dianggap sebagai fonem uang terpisah atau alofon dari satu

Fonologi bahasa Ceko tidak menarik bagi pembicara bahasa Inggris karena ada beberapa kata dalam bahasa Ceko tidak memiliki huruf hidup. Misalnya : zmrzl (padat beku), ztvrdl (mengeras), scvrkl (menyusut), ctvrthrst (seperempat genggaman), blb (bodoh), vlk (serigala) dan smrt (kematian).

Contoh lain yang populer adalah "strc prst skrz krk" yang artinya : "tancapkan jari melalui tenggorokanmu". Konsonan l dan r dapat berfungsi sebagai inti dari suku kata dalam bahasa Ceko karena merupakan konsonan sonoran. Hal yang sama juga terjadi pada bahasa Inggris Amerika, dimana suku kata berkurang pada ujung seperti pada kata butter dan bottle, dengan suku kata konsonan sebagai inti suku kata.  

Penekanan utama selalu tetap ada pada suku kata pertama dari setiap unit yang ditekankan, yang biasanya identik dengan kata tertentu, dengan pengecualian :
  1. Preposisi monosilabel membentuk unit dengan kata-kata berikut (jika kata berikut ini tidak lebih dari tiga suku kata). Penekanan ditempatkan pada preposisi : misalnya do Prahy (ke Praha).
  2. Beberapa kata monosilabel (misalnya mi (aku), ti (kamu), to (kata ganti benda), si/se (diri sendiri), jsem (am dalam bahasa Inggris), jsi (are dalam bahasa Inggris)) adalah klitik, mereka tidak ditekankan dan membentuk unit dengan kata-kata sebelumnya. Sebuah klitik tidak bias menjadi kata pertama dalam kalimat, karena memerlukan kata sebelumnya untuk membentuk unit dengan kata selanjutnya. Contohnya : Napsal jsem ti ten dopsis (aku telah menulis surat untukmu.
Kata-kata panjang memiliki penekanan sekunder yang biasanya ditempatkan pada setiap suku kata ganjil setelah penekanan primer. Penekanan dalam bahasa Ceko menunjukkan batas-batas antara kata-kata, tetapi tidak membedakan makna kata. Hal ini juga tidak memiliki pengaruh pada kualitas atau kuantitas huruf vokal. Huruf vokal tidak berkurang dalam suku kata tanpa tekanan dan kedua vokal panjang dan pendek dapat terjadi dalam suku kata bertekanan dan tanpa tekanan.

Dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar