Jumat, 04 November 2016

Kata Kerja Berawalan dalam bahasa Belanda

Awalan kata tergabung (tak bertekanan) telah dibahas sebelumnya pada bab ini dalam hal pembentukan past participle. Awalan tergabung tetap melekat pada sebuah kata kerja pada bentuk aktif maupun pasifnya. Bagaimanapun, masih terdapat kelas awalan kata lain, yaitu awalan kata terpisah (bertekanan), yang bisa menempati beberapa posisi dalam sebuah kalimat. Beberapa contoh awalan kata terpisah yang sering ditemukan adalah: aan-, af-, in-, na-, op-, dan uit-.

Awalan, baik itu tergabung maupun terpisah, mengubah arti kata kerja tempat mereka melekat. Seringkali kita dapat melihat arti awalan-terpisah sebuah kata kerja dari bagian komponennya: brengen (to bring/membawa), mebreengen (to bring along / membawa serta); staan (to stand / berdiri), opstaan (to stand up / berdiri). Meskipun begitu, beberapa kata kerja awalan terpisah tidak bisa dengan mudah dipahami hanya dari komponennya: stellen (to put, place / meletakkan), uitstellen (to postpone / menunda), geven (to give / memberi), uitgeven (to publish / mengumumkan). Arti awalan kata kerja tergabung biasanya tidak begitu jelas dilihat dari komponennya: denken (to think / berpikir) verdenken (to suspect / mencurigai), keren (to turn / memutar), bekeren (to convert / mengubah).

Perhatikan bahwa dalam kamus, kata kerja dengan awalan selalu berada dibawah awalan mereka. Awalan tergabung tetap melekat pada kata kerjanya ketika kata kerja tersebut hadir dalam bentuk pasif (infinitif atau past participle), atau ketika bentuk aktif kata kerja tersebut berada di akhir kalimat atau klausa (urutan kata tipe III). Normalnya, bentuk kata kerja aktif menempati posisi kedua dalam kalimat dan awalan terpisahnya berada di atau dekat akhir kalimat. Perhatikan beberapa kalimat dibawah ini yang menggunakan kata kerja opbellen (to call up / memanggil):
Ik bel hem nu op                I'll call him up now.                    Aku akan memanggilnya sekarang.
Bel je hem morgen op.       Will you call him tomorrow?     Maukah kamu memanggilnya besok?  
Ik hem heb al gisteren        I already called him up               Aku telah menelponnya kemarin.
opgebeld.                            yesterday.
Ik zal hem morgen             I will call him up tomorrow.       Aku akan menelponnya besok.
opbellen.

Pada dua contoh berikut, perhatikan bahwa awalan op- terpisah dari bentuk infinitif bellen. Pengecualian terhadap aturanumum ini terjadi: 1) ketika, pada golongan kata jenis III, bentuk aktif kata kerja modal berada di antara awalan dan kata kerjanya pada akhir kalimat atau klausa; dan 2) ketika, dalam konstruksi maksud dengan om...te "(in order) to / untuk", awalan dan infinitif dipisahkan oleh te:
Ik weet dat ik hem            I know that I must call him         Aku tahu bahwa aku harus menelponnya
morgen op moet bellen.    tomorrow.                                    besok.
Ik ben van plan om          I intend to call him tomorrow.     Aku bermaksud menelponnya besok.
hem morgen op te
bellen.

dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar