Kamis, 18 Mei 2017

Penggunaan Kata Sifat Dalam Bahasa Denmark

Konstruksi frasa dengan kata sifat pada bahasa Denmark tidak begitu sulit, kata sifat ditempatkan sebelum kata benda seperti pada bahasa Inggris, contohnya :
En rød bil (sebuah mobil merah)
Konstruksi  .kata sifat yang menyertai, harus disesuaikan dengan genus kata bendanya.
1. Artikel tak tentu - kata sifat + t - kata benda (untuk neutrum) :
Contoh  :
Et stot hus (sebuah rumah besar)
Et rød tag (sebuah genteng merah)

2. Artikel tak tentu - kata sifat bentuk dasar - kata benda (untuk utrum) :
Contoh :
En stor mand (seorang pria gendut)
En rød bog (sebuah buku merah)

3. Artikel tertentu - kata sifat + e - noun (utrum neutrum) :
Det store hus (rumah yang besar)
Den røde bil (mobil yang merah)
De store huse (rumah-rumah yang besar)
De røde biler (mobil-mobil yang merah)            
A. Kata sifat yang bertindak sebagai predikat juga harus disesuaikan konstruksinya dengan kata benda yang dimaksudkan :
1. Artikel tak tentu - kata benda (neutrum) - kata kerja - kata sifat + t
Contohnya :
Et hus er stot rumah ini besar
Et tag er rødt genteng ini besar t
2. Artikel tak tentu - kata benda  (utrum) - kata kerja - kata sifat dasar
Contohnya :
Em bil er rød (mobil ini merah)
En mand er stor (pria ini gendut)
3. Kata benda (neutrum) - artikel tertentu noun - kata kerja - kata sifat + t
Contohnya :
Huset er stot (rumah ini besar)
Taget er rødt (genteng ini merah )
4. Kata benda utrum - artikel tertentu - kata kerja  - kata sifat (dasar)
Contohnya :
Bilen er rød (mobil ini merah)
Manden er stor (pria ini gendut)


5. Kata benda (jamak)  - artikel tertentu noun - kata kerja - kata sifat + e (plural) +(def article) - verb -  adjective + e 
Contohnya :
Husene er store (rumah rumah ini besar)
Bilerne er røde (mobil mobil ini merah)
Huse og biler er dyre (rumah rumah dan mobil mobil ini mahal)
Distorsi pada kata sifat :
1. Kata kerja lille dan små (kecil, bentuk tunggal), memiliki bentuk yang sama saja dalam bentuk tunggal dan jamaknya
Contoh  :
et det lille hus (sebuah rumah kecil)
En den lille bil (sebuah mobil kecil)
Små huse (rumah rumah kecil)
De små huse (rumah rumah kecil)
De små biler (mobil mobil kecil)
2. Jika -e diintegrasikan pada kata sifat yang berakhiran -en atau -el maka -e pada suku kata stem akhir dihilangkan 
Contoh  :
Gammel (tua)
Han er gamel (dia tua)
Den gamle mand (pria itu tua)
De er gamle (mereka itu tua) 


Sulten (lapar)
Han er sulten (dia lapar)
Det sultne barn (anak yang lapar)
De er sultne (mereka lapar) 


3. Kata sifat berakhiran -e tidak pernah diubah 
Contoh :
Et lille barn (anak kecil)
Det stille barn (anak yang pendiam) 


4. Kata sifat berakhiran -sk tidak pernah ditambahkan -t
Contoh :
En rask dreng (anak laki laki yang sehat)
Et rask barn (anak yang sehat)
De raske børn (anak anak yang sehat) 


5. Kata sifat juga dapat bertindak sebagai kata benda
Contoh  :
En hvid hest og 2 sorte (seekor kuda putih dan 2 lainnya)

Perbandingan 
a. Bentuk standarnya adalah menambahkan  -ere pada bentuk komparatif inferior superior dan -est pada bentuk superlatif :
Comparative :  -ere  varm/varmer  (hangat/lebih hangat)
Superlative :  -est  varm/varmest  (hangat/paling hangat) 

b. Ada juga yang menggunakan kata mere (lebih) dan mest (paling) seperti pada kata more dalam bahasa Inggris 
Comparative  :
Han er mere mere venlig (Dia yang lebih baik)
Superlative :
Han er den mest venlige (Dia yang paling baik)

d. Kata benda lain memiliki bentuk distorsi (tidak beraturan)
Contohnya :
Lang/længere/længest  : panjang/lebih panjang/paling panjang
Stor/større/størst :  besar/lebih besar/paling besar
Lille/mindre/mindst  : kecil lebih kecil paling kecil
God/bedre/bedst : bagus/lebih bagus/paling bagus 

Dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar