Kamis, 09 November 2017

Belajar Bahasa Asing

Dalam belajar bahasa asing dikenal CEFR singkatan dari Common European Framework of Reference. CEFR adalah suatu indikator untuk mengukur tingkat pencapaian kemahiran sebuah bahasa yang disusun oleh Dewan Eropa (Council of Europe)

Secara umum CEFR dibagi menjadi 6 tingkatan yaitu :
A1 (Beginner) tujuan dalam level ini untuk mencapai:
1. Memahami frasa simple harian
2. Memperkenalkan diri
3. Menjawab pertanyaan tentang profil diri sendiri dan kehidupan sehari-hari

A2 (Elementary) tujuan dalam level ini untuk mencapai :
1. Memahami kalimat-kalimat yang lebih dalam mengenai kehidupan sehari-hari
2. Berbelanja atau bertransaksi
3. Menjelaskan kondisi geografis lokal
4. Bertukar informasi dalam lingkup rutinitas

B1 (Intermediate) tujuan dalam level ini untuk mencapai :
1. Memahami permasalahan harian di lingkungan sekitar seperti : sekolah, pekerjaan, hobi, dll
2. Membuat tulisan terpadu mengenai minat pribadi
3. Menceritakan pengalaman personal beserta detilnya

B2 (Uper Intermediate) tujuan dalam level ini untuk mencapai :
1. Memahami ide pokok yang kompleks dalam sebuah tulisan, baik mengenai topik abstrak maupun konkret
2. Berinteraksi secara spontan dengan penutur asli bahasa yang dipelajarinya
3. Menulis teks yang rinci mengenai bermacam-macam topik, serta menyampaikan opini dan sudut pandangnya terhadap topik-topik tersebut

C1 (Advanced) tujuan dalam level ini untuk mencapai :
1. Memahami ide-ide yang lebih kompleks
2. Mengekspresikan diri secara spontan dan lancar
3. Berbahasa secara fleksibel dalam lingkungan akademik, sosial, serta profesional.

C2 (Master) tujuan dalam level ini untuk mencapai :
1. Memahami dengan mudah segala informasi yang didengar atau dibaca
2. Menyimpulkan informasi dari berbagai sumber, dan merekonstruksikannya secara koheren
3. Mampu menyampaikan argumen dengan baik
4. Mampu mempresentasikan opini atau fakta
5. Mengekspresikan diri secara lancar dan tepat dalam situasi kompleks 

Setelah memahami tingkatan dalam kemahiran bahasa, selanjutnya perlu dipahami prinsip-prinsip utama dalam belajar bahasa asing. Ada 4 prinsip utama dalam belajar bahasa asing, yaitu :
1. Motivasi belajar yang benar
    Ada 4 golongan dalam motivasi belajar, yaitu :
   1. Praktikal-Instrumental, dimana motivasi seseorang dalam belajar bahasa asing berasal dari faktor eksternal berupa tuntutan, perintah, paksaan, atau keharusan
     2. Praktikal-Integratif, dimana motivasi seseorang dalam belajar bahasa asing hanya didasarkan pada fungsi kepraktisan kasualnya dalam memahami bahasa tersebut, biasanya karena dorongan hobi, seperti supaya bisa mengerti percakapan bahasa asing, bisa baca komik, nonton drama, paham lirik lagu dalam bahasa asing tersebut.
     3. Ideologis-Instrumental, dimana motivasi seseorang dalam belajar bahasa asing didasari rasa kesukaan pada bahasa tersebut, biasanya dorongan belajarnya didasari motivasi positif, seperti merasa pengucapan bahasa tersebut terdengar indah, melihat karakter bahasa tersebut keren, atau penguasaan bahasa tersebut mendukung cita-citanya.
      4. Ideologis-Integratif, dimana motivasi seseorang dalam belajar bahasa asing didasari rasa kecintaan yang mendalam terhadap bahasa tersebut, dinamika budaya, aspek sosial, maupun aspek historis dari penutur bahasa asing tersebut.

2. Rencana persiapan yang terukur
    1. Tentukan target : mau belajar bahasa apa, mencapai level mana, berapa lama waktu yang direncanakan.
    2. Mengetahui tingkat kesulitan yang akan dihadapi
    3. Menyiapkan semua peralatan/perlengkapan yang diperlukan

3. Proses belajar yang tepat
    1. Kosa kata
    2. Tata bahasa
    3. Praktek berbahasa
4. Pemeliharaan supaya kemampuan berbahasa tidak menurun
    1. Bergabung dalam komunitas berbahasa asing tersebut
    2. Konsisten terus belajar bahasa asing tersebut


Tips-tips memudahkan dalam belajar bahasa asing yaitu :
1. Pelajari kosa kata yang tepat dengan cara yang benar
2. Pentingnya variasi
    1. Variasi materi pelajaran
    2. Variasi kegiatan dalam belajar seperti kuis, game
    3. Variasi posisi, tidak hanya belajar posisi duduk diam, namun juga sambil jogging, mendengar sambil tiduran
3. Cari keterkaitan satu bahasa dengan bahasa yang lain, misal keterkaitan lengan (arm dalam bahasa Inggris) dengan Le bras (bahasa Prancis), il braccio (Italia) el brazo (Spanyol)
4. Perluas daftar kosa kata dengan mnemonik, yaitu metode penggambaran narasi visual unik yang bisa dikaitkan dengan kata yang ingin diingat. Dimulai dari sejumlah kata-kata penting.
5. Jaga kuantitas dan kualitas belajar, dimulai dari teks-teks pendek
6. Jangan takut untuk bicara, dengan perbanyak latihan berbicara
7. Komitmen dan konsisten, untuk terus belajar dalam rentang waktu yang panjang.

Cara cepat belajar bahasa asing 
1. Tetapkan tujuan, apa yang ingin dicapai
2. Menguasai kosa kata dasar, seperti waktu, nomor, hari, bulan
3. Melakukan praktek berbicara 
4. Mendengarkan bahasa bisa berupa berita, musik, film
5. Belajar bersama teman, akan mempermudah berbagi pengetahuan, wawasan dan tips-tips belajar
6. Menggunakan terapi untuk membantu mempercepat proses belajar

Dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar