Senin, 26 Februari 2018

Daftar Istilah Hukum dalam Bahasa Latin

Berikut daftar istilah hukum dalam bahasa Latin beserta artinya:

Ubi Socitas Ibi Ius = Dimana ada masyarakat disitu ada hukum
Damihi Facta Do Tibi Ius = Tunjukkn kami faktanya kami berikan hukumnya
Sol Justisia = Matahari keasilan (kebenaran)
Obscuur Libel = Obyek kabur
Actor Sequitor Forum Rei = Di pengadilan tempat tinggal tergugat
Ne Bis In Idem = Terhadap perkara yang sama tidak dapat diajukan dua kali pemeriksaan
Actus non facid reum, nisi mens sitrea = sikap batin yang tidak bersalah, orang tidak boleh dihukum
All men are equal before law, without distinction sex, race, religion and social status = Semua manusia adalah sama didepan hukum, tanpa membedakan kelamin, kulit, agama dan status sosial
Alterum non leadere = Perbuatanmu janganlah merugikan orang lain.
Audi et alteram partem atau audiatur et altera pars = Para pihak harus didengar
Bis de eadem re ne sit actio atau ne bis in idem = Mengenai perkara yang sama dan sejenis tidak boleh disidangkan untuk yang kedua kalinya. 
Clausula rebus sic stantibus = suatu syarat dalam hukum internasional bahwa suatu perjanjian antar negara masih tetap berlaku apabila situasi dan kondisinya tetap sama.
Cogitationis poenem nemo patitur = tiada seorang pun dapat dihukum oleh sebab apa yang dipikirkannya
De gustibus non est disputandum = mengenai selera tidak dapat disengketakan
Errare humanum est turpe in errore perseverare = membuat kekeliruan itu manusiawi, namun tidaklah baik untuk mempertahankan terus kekeliruan
Fiat justitia ruat coelum = sekalipun esok langit akan runtuh, keadilan harus tetap ditegakkan
Hodi mihi cras tibi = ketimpangan atau ketidakadilan yang menyentuh perasaan, tetap tersimpan dalam hati nurani rakyat.
In dubio pro reo = apabila hakim ragu mengenai kesalahan terdakwa, hakim harus menjatuhkan putusan yang  menguntungkan bagi terdakwa
Justitia est ius suum cuique tribuere = keadilan diberikan kepada tiap orang apa yang menjadi haknya
Juro suo uti nemo cogitur = tidak ada seorangpun yang diwajibkan menggunakan haknya.

Lex dura sed ita scripta = undang-undang adalah keras tetapi ia telah ditulis demikian
Lex specialis derogat legi generalis = undang-undang khusus didahulukan berlakunya daripada undang-undang yang umum
Lex superior derogate legi inferiori = undang-undang yang lebih tinggi mengenyampingkan undang-undang yang lebih rendah tingkatannya.
Lex posterior derogate legi priori = undang-undang yang lebih baru mengenyampingkan undang-undang yang lama
Lex niminem cogit ad impossibilia = undang-undang tidak memaksa seseorang untuk melakukan sesuatu yang tidak mungkin.
Melius est acciepere quam facere injuriam = lebih baik mengalami ketidakadilan, daripada melakukan ketidakadilan
Nemo plus juris transferre potest quam ipse habet = tidak seorang pun dapat mengalihkan lebih banyak haknya daripada yang ia miliki
Nemo judex indoneus in propria = tidak seorang pun dapat menjadi hakim yang baik dalam perkaranya sendiri.
Nullum delictum nulla poena sine praevia lege poenali = tiada suatu perbuatan dapat dihukum, kecuali atas kekuatan ketentuan pidana dalam undang-undang yang telah ada lebih dahulu daripada perbuatan itu.
Opinio necessitatis = keyakinan atas sesuatu menurut hukum adalah perlu sebagai syarat untuk timbulnya hukum kebiasaan.
Pacta sunt servanda = setiap perjanjian itu mengikat para pihak dan harus ditaati dengan itikad baik.
Patior est qui prior est = siapa yang datang pertama, dialah yang beruntung
Princeps legibus solutus est = kaisar tidak terikat oleh undang-undang
Quiquid est in territorio, etiam est de territorio = apa yang berada dalam batas-batas wilayah negara, tundak lepada hukum negara itu.
Qui tacet consentire videtur = siapa yang berdiam diri dianggap menyetujui
Res nullius credit occupanti = benda yang diterlantarkan pemiliknya dapat diambil untuk dimiliki
Resjudicata proveri tate habetur = setiap putusan hakim atau pengadilan adalah sah, kecuali dibatalkan oleh pengadilan yang lebih tinggi.
Restitutio in integrum = kekacauan dalam masyarakat, haruslah dipulihkan pada keadaan semula
Summum ius summa injuria = keadilan tertinggi dapat berarti ketidakadilan tertinggi
Similia similibus = dalam perkara yang sama harus diputus dengan hal yang sama pula, tidak pilih kasih
Testimonium de auditu = kesaksian dapat didengar dari orang lain.
Unus testis nullus testis = satu orang saksi bukanlah saksi
Ut sementem feceris ita metes = siapa yang menanam sesuatu dialah yang akan memetik hasilnya.
Verba volant scripta manent = kata-kata biasanya tidak berbekas sedangkan apa yang ditulis tetap ada.
Vox populi vox dei = suara rakyat adalah suara Tuhan
Exceptio non adimpleti contractus = tangkisan bahwa pihak lawan dalam keadaan lalai juga, maka dengan demikian tidak dapat menuntut pemenuhan prestasi
In dubio pro reo = dalam keadaan yang meragukan, hakim harus mengambil keputusan yang menguntungkan terdakwa.
De auditu testimonium de auditu = keterangan saksi yang disampaikan di muka sidang pengadilan yang merupakan hasil pemikiran saja atau hasil rekaan yang diperoleh dari orang lain tidak dapat diterima sebagai alat bukti.
Pro bono = pelayanan hukum yang dilakukan untuk pihak yang tidak mampu tanpa dipungut biaya.

Dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar